• Air hangat dari botol plastik

    Ekstraksi panas dari sinar matahari sudah menjadi teknologi yang feasible dari segi teknologi, namun kendala biaya menjadi faktor penghalang yang sangat besar. Bahkan diantara teknologi konversi energi terbarukan, ektraksi energi dari solar teknologi menduduki teknologi paling mahal per satuan energi yang dihasilkan[i]. Selain karena efisiensinya yang rendah, material untuk pembuatan solar/PV panel terbilang mahal. Dengan adanya material pengganti yang lebih murah maka teknologi solar ini bisa dijangkau oleh masyarakat secara lebih meluas terlebih lagi bagi masyarakat ekonomi bawah. Botol plastik PET, kaleng minum alumunium dan botol gelas bisa menjadi alternatif yang menjanjikan. Selain mengurangi volume sampah, konfigurasi teknologinya mudah dimultiplikasi sehingga proses scaling up pun bisa mudah dilakukan. Pemasangan dan perbaikan sistem pun bisa dilakukan oleh pengguna langsung karena bahan sampah tersebut mudah ditemukan.

    prostrer

    Gambar 1. Skema instalasi Waste Solar Collector

    Sampai saat ini, aplikasi yang ditawarkan memang hanya terbatas pada ketersediaan panas untuk menghangatkan air untuk beberapa kepentingan penggunaan. Namun hal ini dirasakan sangat signifikan di daerah terpencil dimana masyarakatnya masih mengandalkan biomassa tradisional seperti kayu untuk menghangatkan air. Keberadaan teknologi ini cukup membantu beban mereka dalam mengumpulkan kayu dihutan dan mengurangi polusi ruangan yang disebabkan asap pembakaran.

    Isu yang muncul sangat kuat dari teknologi ini adalah upaya pengurangan limbah plastik PET. Kaleng aluminium dan botol gelas banyak yang didaur ulang kembali, namun berbeda dengan botol PET karena proses daur ulangnya sendiri memakan biaya sangat tinggi. Pembuatan waste solar heat collector tentu saja bisa menjadi opsi daur ulang PET yang murah bahkan menguntungkan dari segi ekonomi. Meksiko saja sudah mengimplementasikan program instalasi PET solar collector seluas 1,8 juta meter persegi[ii].

    Peningkatan suhu terbilang cukup tinggi yaitu dari 23-260 C menjadi 41-480 C, bahkan bisa mencapai 520 C. Suhu ini bisa tercapai dengan hanya menyusun 40 botol PET (1,22 m x 1,55 m). Biaya instalasi terakumulasi di penyediaan tanki, penyangga solar collector dari logam dan pipa air. Saat barang-barang yang disebutkan di atas sudah tersedia atau digunakan dari bahan alam seperti kayu atau bambu maka biaya bisa direduksi secara signifikan.

    Pemasangan waste colar collector sebaiknya didampingi oleh profesional. Pengetahuan akan konsep konveksi panas sangat diperlukan, karena terkadang efiesiensi pemanasan sangat bergantung kepada hal ini. Kemiringan panel juga harus diperhatikan, ada rumus tertentu yang digunakan untuk menentukan kemiringan yang tepat sehingga penyerapan panas berlangsung maksimal[iii].

    [i] Blok, K., 2009. Introduction to Energy Analysis. Amsterdam: Techne Press.

    [ii] Comisión Nacional para el Ahorro de Energía. (2008). Programa para la Promoción de Calentadores Solares de Agua en México. Mexico City: GTZ.

    [iii] Foster, R., Ghassemi, M. dan Cota, A., 2009. Solar Energy: Renewable Energy and the Environment. Boca Raton: CRC Press.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial